Tur Gravitasi dan Nostalgia - Westlife

10 Oct 2011

Konser dibuka oleh boyband XO-IX (Xtra Ordinary Nine), sebuah boyband yang bernaung di bawah label Sony Music Indonesia. Penampilan XO-IX sebagai boyband pembuka tidak mengecewakan, mereka menyanyikan medley lagu-lagu boyband dari tahun 90an sampai 2000an.

Lalu tirai terjatuh, dan tampaklah Nicky Bryne, Kian Egan, Mark Feehily, dan Shane Lynch di atas panggung. Penonton sontak histeris melihat empat pemuda Inggris dalam balutan jas hitam itu.

Lagu pertama, Looking Like That dibawakan dengan apik dan koreografi yang lincah. Lalu selanjutnya hit single World of Our Own yang bernada ceria membuat semua penonton ikut bernyanyi dan menggerakkan badan mereka.
Setelah asik berjingkrakan, lagu slow What Makes A Man membius penonton dalam keheningan, dilanjutkan dengan lagu berjudul Safe. Home milik Michael Bubl dibawakan setelahnya, lagu yang cukup populer ini dinyanyikan sebagian besar penonton, termasuk saya.

Setelah menyanyikan Home, Westlife tidak mau tampil lagi, alasannya, penonton kelas festival terlalu berdesakan. Penonton diminta mundur dua langkah ke belakang, hal yang cukup mustahil mengingat penonton sangat padat seperti busway saat jam pulang kantor. Pertunjukkan dihentikan sekitar 30 menit. Pihak EO dan dari Westlife sendiri membujuk penonton di kelas festival untuk tenang, jangan dorong-dorongan, dan tetap tertib.

Westlife akhirnya mau menyanyikan satu lagu lagi, tapi jika mereka melihat masih ada penonton yang dorong-dorongan, maka pertunjukkan akan berakhir. My Love dijadikan lagu mereka untuk menenangkan para penonton. Saya ikut menyanyi dari awal sampai akhir.


Lagu setelahnya adalah lagu yang melambungkan nama Westlife (dan Enno Lerian), Seasons in The Sun!! Goodbye to you my trusted friends,, Aaaambon!! We know each other since we were nine or ten,, Aaambon!!
Lagu klasik milik Josh Groban, You Raise Me Up membuat publik yang berada di Tennis Indoor Senayan mendadak khidmat menyanyikannya bersama.

Selepas You Raise Me Up, Nicky Bryne angkat bicara, dan menanyakan siapa saja yang sudah follow akun twitter mereka, dan yang belum, diajak oleh Nicky untuk segera follow. Lalu Nicky bergabung dengan teman-temannya yang sudah duduk manis di tempat band, untuk menyanyikan I’m Already There dan dilanjutkan dengan satu lagu dari album Gravity berjudul I Will Reach You. Dan konser ditutup dengan manis oleh lagu yang merupakan trademark Westlife, Flying Without Wings.

Penonton berteriak ‘we want more! we want more! we want more!’, dan tak dinyana Westlife pun kembali tampil ke panggung mengenakan setelan tuxedo dan membawakan lagu What About Now.

Berdasarkan bocoran setlist yang saya dapat, Westlife seharusnya membawakan tujuhbelas lagu, tetapi karena ada insiden dorong-dorongan itu, mereka memotong enam lagu di tengah. Cukup membuat saya kecewa, karena enam lagu yang mereka seharusnya bawakan adalah lagu2 superpopuler, seperti Viva La Vida - Coldplay, Only Girl in The World - Rihanna, Bad Romance - Lady Gaga, dan The Time (Dirty Bit) - Black Eyed Peas.

Kalau saja mereka tidak membawakan Uptown Girl sebelum mereka benar-benar turun panggung, saya akan merasa tidak puas menonton konser ini. Untungnya mereka menyanyikan lagu legendaris dari Billy Joel itu.


TAGS


-

Author

Follow Me