• 30

    Dec

    Gembrit's Favorite Movies of 2014

    Melihat mash-up film-film 2014 dalam satu klip di youtube (bisa dilihat di sini), membuat saya ingin memberikan 10 film favorit saya selama tahun 2014 ini. 10. Vampire Academy It’s more than another vampire themed chick-flick. I enjoy the sarcasm on the dialogue. With multiple climaxes, this movie is worth to watch,,,, on DVD. 9. The Maze Runner Agak bimbang juga menentukan mana yang masuk 10 besar antara film ini atau Divergent. But since akhirnya ada jagoan cowok di film-film-fantasi-yang-diangkat-dari-serial-novel-laris (The Hunger Games , Divergent, ga ngitung The Giver yang gak begitu bagus walaup...
  • 6

    Jan

    Superclass dan Kisah di Baliknya

    Sebuah review tentang novel Sang Pemenang Berdiri Sendirian (The Winner Stands Alone) karya Paulo Coelho. Mengambil setting di pagelaran Cannes Film Festival, The Winner Stands Alone mengupas liku kehidupan kaum superclass. Mereka adalah kaum yang kesehariannya dihabiskan dengan menghadiri pesta-pesta amal, berlibur ke tempat-tempat eksotis, menandatangani perjanjian di gedung-gedung tertinggi, mengendarai mobil sport di jalanan lapang, dan segala hal yang hanya bisa diimpikan oleh rakyat jelata. Di balik kehidupan glamor dan makmur, banyak skandal dan konflik yang membuat kehidupan mereka sangat jauh dari kesan sempurna, bahkan cenderung berbahaya. A...
  • 26

    May

    Ada Lelucon di Setiap Duka

    Dalam suatu acara bincang-bincang di Festival Pembaca Indonesia pada tahun 2011, dihadirkanlah Valiant Budi Yogi dan Windy Ariestanty. Valiant adalah seorang penulis, dan Windy lebih populer sebagai seorang editor. Buku kontroversial Kedai 1001 Mimpi milik Valiant belum lama diluncurkan, juga buku The Journey hasil suntingan Windy masih terhitung baru di toko buku. Alhasil, mereka lebih sering bercerita mengenai proses pembuatan kedua buku tersebut. Sesi tanya jawab pun dimulai, beberapa penanya (termasuk saya) bertanya tentang hal-hal yang tidak begitu jauh dari Kedai dan Journey. Lalu salah seorang penanya berkata kira-kira seperti ini, “Buku Kedai 1001 Mimpi ini bagus, kontroversial, tapi novel paling gila milik Valiant adalah Joker!”. Saya sudah membaca Kedai 1001 Mimpi dan
  • 16

    May

    Mencintai Bumi dengan Mengonsumsi Nasi Lengko

    Berkunjung ke Cirebon belum lengkap tanpa mencicipi salah satu kekayaan kuliner khasnya yaitu Nasi Lengko (’e’ pada ‘Lengko’ diucapkan seperti ‘e’ pada kata ‘ember’). Nasi Lengko sendiri tidak jauh berbeda dari nasi campur kebanyakan yang biasa terdapat di daerah lain. Nah, yang membedakan adalah Nasi Lengko aman bagi kaum vegetarian! Tidak ada unsur hewani terdapat dalam Nasi Lengko, jadi Anda tidak akan dituduh turut menyumbang jejak karbon bagi global warming, kan? :)) Bahan-bahan yang terdapat dalam Nasi Lengko adalah sebagai berikut: Nasi (tentu saja), tempe, tahu, daun kucai, timun, toge rebus, sambal kacang, bawang goreng, dan kecap manis, sederhana bukan? Cara penyajiannya, nasi ditaruh di piring, ditambahkan cacahan tempe, tahu, dau
  • 23

    Apr

    169 Kata Senja dan 105 Kata Cinta

    Sebuah review dari antologi cerpen Perkara Mengirim Senja, sebuah persembahan untuk Seno Gumira Ajidarma. Jujur saja, saya belum pernah membaca satupun karya Seno Gumira Ajidarma (bahkan saya pikir A dalam SGA itu singkatan dari Atmaja), hadirnya antologi ini menguak pemikiran saya dan pembaca yang awam tentang SGA, menjadi tahu siapa beliau. Seperti serial Glee yang me-remake lagu-lagu dulu, dan meningkatkan public awareness dari lagu-lagu tersebut, Perkara Mengirim Senja pun memberikan kesan yang mirip. Pembaca yang belum mengenal siapa itu SGA (contohnya saya), diajak untuk mengenali lebih jauh tentang penulis idola para cerpenis yang ikut menulis di Antologi ini. Terdapat 15 cerpen dari 14 cerpenis mu...
  • 18

    Feb

    Man Jadda Wajada!

    Saya membaca bukunya kurang lebih setahun lalu. Kata-kata sakti “man jadda wajada”, yang artinya siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil. Dalam bukunya diceritakan bagaimana seorang Alif yang berkeinginan melanjutkan SMA di Bandung (lalu masuk ITB), malah disuruh masuk pesantren sesuai keinginan orangtuanya yang ingin Alif menjadi ulama intelektual seperti Mohammad Hatta atau Buya Hamka. Alif pun terpaksa mengikuti keinginan mereka, setelah dibujuk oleh ayahnya dengan perkataan semcam “kalau gak dicoba, mana bisa tau?”. Jadilah Alif bertumbuh dewasa dan mengembangkan diri di Pondok Madani, bersahabat dengan lima anak dari daerah lainnya, dan akhirnya terwujudkanlah mimpi mereka selama ini, pergi ke luar negeri. Saya nggak mau banyak cerita soal bukunya (baca aj
  • 10

    Oct

    Tur Gravitasi dan Nostalgia - Westlife

    Konser dibuka oleh boyband XO-IX (Xtra Ordinary Nine), sebuah boyband yang bernaung di bawah label Sony Music Indonesia. Penampilan XO-IX sebagai boyband pembuka tidak mengecewakan, mereka menyanyikan medley lagu-lagu boyband dari tahun 90an sampai 2000an. Lalu tirai terjatuh, dan tampaklah Nicky Bryne, Kian Egan, Mark Feehily, dan Shane Lynch di atas panggung. Penonton sontak histeris melihat empat pemuda Inggris dalam balutan jas hitam itu. Lagu pertama, Looking Like That dibawakan dengan apik dan koreografi yang lincah. Lalu selanjutnya hit single World of Our Own yang bernada ceria membu...
  • 8

    Jul

    Keke Yang Pantang Menyerah

    Sebuah film Indonesia bergenre drama hadir kembali, berjudul Surat Kecil Untuk Tuhan, menceritakan tentang seorang anak bernama Gita Sesa Wanda Cantika (Dinda Hauw) atau Keke (heran juga, dari mana korelasi namanya sampai dipanggil Keke). Hidup Keke nyaris sempurna, punya papa yang baik, pacar yang unyu dan luar biasa baik bernama Andi (Esa Sigit), dan teman-teman se-genk yang sangat dekat dengan Keke (isinya tujuh cewek, mengingatkan akan 7 icons). Kekurangannya ya Papa - Mamanya udah cerai, akibatnya kakak Keke yang bernama Chika (Egi John Forteisyhe) jadi doyan kebut-kebutan dan menghamburkan uang.
  • 27

    Jun

    Surga di Pantai Sanur

    Sanur Paradise Plaza Hotel yang beralamat di perempatan Jl. Hang Tuah - Jl. I Gusti Ngurah Rai ini memberikan suasana Bali di tiap sudutnya, hanya tigapuluh menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai dan cukup berjalan kaki sekitar lima menit untuk ke Pantai Sanur yang terkenal dengan sunrise-nya. Di sini saya menghadiri konferensi distrik Rotary - Rotaract D3400, sebagai hotel untuk konferensi tingkat nasional dengan ratusan peserta, hotel ini bisa mengakomodir itu. Saya beruntung mendapatkan kamar Executive Sui...
-

Author

Follow Me